Teaching

Courses taught, teaching responsibilities, and academic supervision activities.

Biochemistry I , Biochemistry II, Moleculer Biology, and Advanced metabolism

Designing course syllabi and semester learning plans (RPS):

  1. Biochemistry I:
  2. Biochemistry II:
  3. Moleculer Biology:
  4. Advanced metabolism:

Lecture slides:

Photosynthesis:

Interactive lectures

Problem-based learning (PBL)

Skripsi supervision: 1, Muh. Musafir; 2. Andi Tantri; 3. Edy Purnomo, S.Pd.(Thesis)

PKM supervision: 1. Abhyzar Surya FP; 2. Christian Clever Nur; 3. Try Nuraneni

OPINI

PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL: LITERASI DIGITAL, PBL, DAN AI DI RUANG KELAS

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara belajar dan mengajar di sekolah maupun perguruan tinggi. Kelas modern tidak lagi hanya berfokus pada buku teks, tetapi telah berkembang menjadi ruang belajar yang memanfaatkan internet, media digital, dan kecerdasan buatan (AI). Oleh karena itu, pembelajaran saat ini perlu mengintegrasikan literasi digital, Problem Based Learning (PBL), dan AI agar peserta didik memiliki keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman.

Literasi Digital sebagai Bekal Utama

Literasi digital tidak hanya berarti mampu menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan mencari, menilai, dan menggunakan informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Peserta didik perlu dibimbing untuk membedakan informasi valid dan hoaks, memahami etika digital, serta menggunakan sumber daring secara bijak. Dengan literasi digital yang baik, siswa tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi individu yang cerdas dan bertanggung jawab di dunia digital.

Problem Based Learning dalam Pembelajaran

Problem Based Learning (PBL) merupakan metode pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah nyata. Peserta didik diajak untuk mengamati persoalan, mencari informasi, berdiskusi, dan menemukan solusi secara mandiri atau berkelompok. Pendekatan ini melatih keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan kemandirian belajar.

Ketika dipadukan dengan teknologi digital, PBL menjadi lebih efektif. Siswa dapat memanfaatkan internet sebagai sumber belajar, mengolah data secara digital, serta mempresentasikan hasil temuan secara kreatif. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna.

AI sebagai Alat Bantu Pembelajaran

AI hadir sebagai alat bantu yang dapat memperkaya proses pembelajaran, seperti membantu menjelaskan materi, merangkum teks, atau menyediakan latihan adaptif. Namun, AI tidak menggantikan peran guru. Peserta didik tetap perlu diarahkan agar menggunakan AI secara etis dan kritis, bukan sekadar menyalin hasil.